Frame FK | Tell The Truth to The World Through Picture: Covering Conflict

Ada acara menarik awal bulan Oktober ini dari FOTOKITAdotnet-nya National Geographic Indonesia

Tell The Truth to The World Through Picture: Covering Conflict
oleh FOTOKITA • Seminar/Workshop


Foto/ilustrasi oleh Tarmizy Harva

Membawa semangat juang para jurnalis foto dengan menunjukkan karya terbaik mereka kepada dunia, FOTOKITA.net bekerja sama dengan Pratama Film selaku importir dan pemegang lisensi film-film berkualitas di Indonesia dan 107,5 Music City FM, mengadakan diskusi fotografi dengan tema Tell The Truth to The World Through Picture: Covering Conflict

Dalam acara diskusi ini akan hadir narasumber Tarmizy Harva seorang fotografer peraih penghargaan tingkat dunia World Press Photo 2004. Acara ini dilanjutkan dengan nonton bersama film layar lebar The Bang Bang Club karya peraih Emmy Award 2004 Steven Silver.

The Bang Bang Club diambil dari kisah nyata empat fotografer muda pemberani (Greg Marinovich, Joao Silva, Kevin Carter dan Ken Oesterbroek) yang masuk ke dalam pertempuran ras. Niat mereka yang kuat untuk menyampaikan fakta kepada dunia melalui kamera, membuat mereka kerap kali mempertaruhkan nyawa karena kebrutalan perang rasial dan kekerasan terkait pemilu bebas pertama pasca-apartheid di Afrika Selatan era 90-an.

Pembicara:
Tarmizy Harva (Fotografer Stringer Reuters di Aceh & Sumatra Utara)

Persyaratan Peserta:
Melakukan pendaftaran online via: http://bit.ly/frameFK10
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 15-9-2011 dan ditutup tanggal 28-9-2011.
Panitia berhak menutup pendaftaran lebih awal apabila kuota sudah terpenuhi.
Daftar peserta akan ditampilkan di website: http://fotokita.net/frame tgl 29 September 2011.
Pendaftaran gratis, tempat terbatas

Informasi Kegiatan:
National Geographic Indonesia

http://fotokita.net/frame

Email : event@nationalgeographic.co.id
FB: http://nationalgeographic.co.id/facebook
Twitter: @fotokitanet & @NGIndonesia

Acara ini didukung pula oleh official media partner film The Bang Bang Club antara lain :
Cinemagz, Movie Montly, Moviegoers, Suara Pembaruan, The Jakarta Globe, Strait Times, Kemang Buzz, Sinar Harapan, Fitness for Man, FHM, 101.1 FM MGT Bandung dan 89.2 FM Green Radio Jakarta.

Waktu Acara
01 Oktober 2011
Pukul 12:30:00-16:00:00 WIB

Lokasi Acara
Blitzmegaplex Grand Indonesia 8th floor Jl. MH. Thamrin No. 1 Jakarta

Travelist #1


Satu lagi e-magazine travel terbit, semangat anak2 Jogja ini layak diapresiasi tinggi. Atas rekomendasi temen pemilik blog Hifatlobrain, Ayos, Wana menghubungi dari Jogja kalo dia perlu beberapa foto buat materi perdana liputan tentang Jakarta. Dia juga bercerita latar belakang terbitnya majalah gratis travelnya, tentang teman2nya yang memiliki idealisme berbagi dalam dunia traveling.

Ini linknya majalahnya:
http://www.scribd.com/doc/58794559/Travelist-1st-Edition




© 2011 by ary hartanto

transportasi publik

..dondong apa salak

duku cilik-cilik

gendong apa mbecak

mlaku timik-timik…

Membaca berita di, kota Guangzhou, China, jawara transportasi berkesinambungan. Sistem transportasi yang memenangkan penghargaan di Guangzhou, di selatan provinsi Guangdong China, tidak hanya mencakup Bus Rapid Transit tapi termasuk sistem yang terintegrasi jalur sepeda yang di batasi pepohonan dan koneksi ke jaringan kereta kota besar itu.

Boro-boro menciptakan sustainable traportation, tranportasi dasar kita saja masih kaca balau. Kalo pesimis kan gak baik juga, tapi optimisme itu lantas kita disematkan kemana? Jelas ini butuh kerja sama dari seluruh pelaku sektor transportasi, perencanaan tata kota, masyarakat, teknologi informasi, dan pemerintah untuk pengembangan transportasi massal juga kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

http://news.nationalgeographic.com/news/energy/2011/01/110124-guangzhou-china-sustainable-transport-prize/

© 2011 by ary hartanto

population

Ledakan penduduk sama sekali belum usai, meski kini melambat. Penyebabnya bukan saja karena manusia hidup lebih lama, tetapi karena banyak sekali perempuan di seluruh dunia yang sekarang ini dalam usia subur – 1,8 miliar – sehingga penduduk dunia bakal terus tumbuh setidaknya selama beberapa dasawarsa mendatang. Hal ini akan berlangsung meski setiap perempuan memiliki lebih sedikit anak dibandingkan dengan generasi yang lalu. (National Geographic Indonesia)

Bahkan para ahli demografi PBB memperkirakan angka populasi penduduk bumi dapat mencapai 9 miliar pada tahun 2045. Perlu di ketahui tahun ini diperkirakan penduduk bumi akan mencapai 7 miliar.

Disaat kita mencapai angka 7 miliar jiwa tahun ini, tibalah saatnya untuk meperhitungkan masa mendatang, jumlah penduduk akan terus tumbuh. Jika mengikuti jalan yang yang dirintis oleh penduduk negara kaya, mereka pasti juga memanfaatkan sumber daya planet ini habis-habisan.

Menarik bagi saya untuk mengikuti kisahnya di National Geographic, baik National Geographic Indonesia maupun NGC, karena ini tema yang mereka bawa sepanjang tahun 2011 ini. Sembari memikirkan apa yang bisa kita (saya) lakukan dan berbuat hal sekecil apapun untuk mengantisipasi masalah yang timbul sebagai akibatnya.

© 2011 by ary hartanto