Laskar Dagelan

Laskar Dagelan: From Republik Jogja With Love, begitulah tag yang diusung pertunjukannya. Saya jarang melewatkan kalo ada pertunjukannya duo kakak adik Butet dan Jadug ini. Nuansa ndagel ala Jogja yang selalu membuat saya tertawa dan seperti obat penawar rasa Jogja agar tidak hilang di ibukota. Dari mulai guneman, dialog sampai pisuhan khas Jogja banget.



Dibyo, Marwoto, Gareng, Joned, Yu Ningsih, Susilo, Wisben

Yogyakarta adalah sebuah proses yang terus tumbuh. Sebuah proses menjadi Indonesia. Dalam pergaulan kulturalnya banyak seniman yang hidup di Yogyakarta, juga bertransformasi menjadi ‘warga’ Indonesia. Inilah yang mendorong pementasan Laskar Dagelan. Dengan musik hiphop, dan didukung para seniman-komedian berbasis tradisi, pertunjukan ini diakui penulis cerita, Agus Noor, mengambil judul yang merupakan plesetan dari pentas musikal Laskar Pelangi. Plesetan sendiri sudah menjadi kultur orang Yogya, yang akarnya dapat dilacak dari guyon parikena Dagelan Mataram Basiyo. Setidaknya, inilah yang dipilih menjadi pola penggarapan musikal plesetan ini.

This slideshow requires JavaScript.

© 2011 by ary hartanto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s